Maaf, Kami Membuatmu Macet Sore Itu

by lutfie 12/30/2008 7:16:00 AM

Ketika usai subuh menjelang, teman-teman satu RW sudah bergerak menuju tempat parkir bus.  Anak-anak pun sudah berdandan dan siap melakukan perjalanan.  Celoteh riang mengiringi langkah kaki kecil mereka. Ransum sarapan, air mineral dan teh botol sudah dipack dan disimpan dalam perut bis.

Ibu yang turut menghantar sampai dipintu masuk bus sempat bertanya, "Ini piknik kantor ?".  "Bukan bu, ini piknik kampung Sembungharjo", jawabku pelan. Hmmm...dari dulu pertanyaan ibu koq selalu itu.  Ya, akhirnya kami, satu RW di Sembungharjo melaksanakan piknik bareng ke Yogyakarta.

Setelah semua peserta naik, akhirnya bus pariwisata dari PO Nugroho berangkat sudah.  Walau ber-AC, namun dengan tempat duduk 2-3 dan diisi dengan puluhan anak dan orang dewasa, bus terasa penuh. Namun sangat lumayanlah karena kami hanya iuran dengan nominal yang sedikit.

Sepanjang perjalanan, pak supir dan kru dengan sigap memutar VCD musik masa kini.  Ternyata...hampir sebagian besar anak-anak turut menyanyikan dengan riang.  Mereka hapal penyanyi dan lirik lagunya.  Mulai dari lagu-lagu Peterpan sampai Project P dengan goyang duyunya itu.  Para bapak tak kalah semangatnya dengan ber-karaoke ketika dangdut koplo digelar.  Ibu-ibu gimana ?  Tentu saja asik menikmati tawa riang anak-anak dan senyum simpul bapak-bapak yang rada nge-fals ketika nyanyi.

Entah saya harus prihatin atau senang mendengar lagu-lagu yang dinyanyikan anak-anak.  Hanya satu yang membuat saya trenyuh.  Ditengah hingar bingar Cangcuter menggoyang bus, ada seorang anak berumur 2 tahun asyik berdendang sendiri.  Sambil duduk disandaran kursi dan berpegangan pada besi di jendela, dia asik menyanyikan lagu anak-anak.  Matanya ceria memandang hamparan sawah dengan menyanyikan lagu "Naik...naik..kepuncak gunung...tinggi...tinggi..sekali" dengan suara cedalnya.

Tujuan pertama kami adalah Kaliurang.  Niat kami kesana adalah hanya untuk sarapan jadah dan tempe bacem.  Sambil menikmati air terjun disana.  Setelah melewati rimbunan pohon salak dan jajaran sawah, sampai juga di Kaliurang.  Setelah membayar tanda masuk, kami segera menuju ke air terjun.

Namun ketika sampai lokasi, bayangan air terjun deras nan menyegarkan buyar.  Adanya air mili yang seolah menetes dari puncak bukit.  Sampai seorang teman bilang, "Ohh mungkin air terjunnya digilir kayak air di Sembungharjo.  Mengalir setiap 2 jam sekali hehehheehhe...".  Ayak-ayak wae.

Berhubung tidak ada yang bisa dilihat, saya dan keponakan yang ikut melakukan hal yang menyenangkan.  Apalagi kalau bukan mamah memamah makanan.  Segera mengidentifikasi makanan khas.  Rupanya disana banyak yang menjual jadah, tempe dan tahu bacem.  Terlihat juga judul "sate kelinci" dengan menampilkan ikon daging kelinci yang sudah dikuliti.

Kami membeli jadah plus ubo rampenya dan memesan dua porsi sate kelinci.  Jadah sample sangat enak karena masih hangat, namun yang dibungkus sudah dingin.  Lumayan sajalah.  Sate kelincinya kecil-kecil, tidak seperti di Bandung.  Bumbunya pake bumbu kacang.  Rasanya lebih enak dibanding sate kelinci di Pati kata keponakanku.  Mengenai harga, yaahh seperti tempat-tempat wisata lainnya lah.

Setelah sarapan pagi di Kaliurang, kami meluncur ke pantai Parangtritis.  Pantai yang menjadi ikon Yogya dan penuh aura mistis. Katanya...hehehehe...

Disana, anak-anak bisa bermain bebas dipasir dan bibir pantai.  Ombak laut selatan memang gegirisi.  Tinggi dan terkesan angkuh menghempas di pantai,  Kami, para bapak, berusaha keras menjaga anak-anak dari rayuan ombak yang seolah-olah melambai mengajak kita untuk terus ke tengah. Ketika ombak kembali ke laut, sang ombak seolah-olah menarik kita ke tengah laut. Hmm ekstra hati-hati jika bermain di pantai ini.

Terlihat juga seorang teman dan istri begitu menikmati menaiki delman menyusuri pantai.  Ingat masa romantis dulu, katanya.

Sayang karena hari sudah mulai sore, kami harus segera melanjutkan perjalanan. saya belum sempat nge-kuliner di pantai.  Sebetulnya sih tertarik ngeliat geplak warna-warni yang dijajakan.  Namun apa daya, karena kami harus segera menuju malioboro. 

Terlihat mata penuh gairah dan senyum penuh makna dari para ibu-ibu.  Jelas....apalagi kalo bukan niat shopping habis-habisan di Malioboro.

Sebelum menghabiskan uang di Malioboro, pak supir mengajak beli oleh-oleh dulu.  Biar engga kejebak macet katanya.  Jadilah bus yang kami tumpangi masuk ke jalan kecil tempat oleh-oleh bakpia Patuk berada.  Disana, kami bena2-benar terjebak macet.  Beberapa bus besar dan sedang sudah nangkring disana.  Terpaksalah kami beringsut pelan-pelan dan akhirnya bisa menghambur untuk membeli oleh-oleh.  Menurut cerita istri saya, bakpia laris manis.  Bahkan ada yang begitu matang, langsung ludes diserbu pembeli. 

Setelah oleh-oleh terbeli, kami memarkir bus didekat stasiun.  Oalahhh disana juga sudah penuh bus-bus besar dari luarkota.  Dari Cilegon sampai Banyuwangi.  Dari anak-anak sekolah, komunitas, orang tua, tua muda, tumplek blek.  Yogya dilanda macet.  Dan kamilah salah satu penyebabnya. Rupanya musim libur kali ini, Yogya benar-benar diserbu pendatang dari luar kota.

Seperti biasa, Malioboro adalah tempat klangenan ibu-ibu.  Mereka segera menyiapkan dompet dan menghambur sepanjang jalan.  Mulai menyusun strategi mencari harga termurah, berbagi tips dengan ibu-ibu lain agar terjadi deal yang "Oke".  Sementara bapak-bapak ? Jadi baby sitter sambil mengikuti ibu-ibu berbelanja.

Kami sendiri berusaha keras menuju Mirota Batik.  Gimana engga usaha keras, lha wong harus myibak ribuan orang yang menyemut sepanjang jalan Malioboro.  Bener-bener rame saat itu.

Mirota tak kalah ramenya.  Berjubelan.  AC sudah tidak terasa, bau ukup atau menyan bertebaran.  Berbaur dengan bau hio dan tentu saja bau keringat.  Disana susah sekali memilih barang karena penuh sesak.  Ajaib, disana saya lebih banyak mendengar bahasa sunda ketimbang bahasa jawa.  Ada ibu-ibu dengan suara gak sabar berbicara ditelepon, "Di dieu aya anu sae, pesen sabaraha ?".  Atau di sudut lain, "meser naon bu ?".

Karena tenggat waktu berkumpul di bus sudah dekat, akhirnya kami keluar dari Mirota dengan tangan hampa.  Gak ada yang dibeli.  Kami hanya membeli beberapa kaus yogya didepan Mirota.

Untuk makan malam, kami sengaja tidak mencari masakan tradisional Yogya.  Masa ke Yogya makan gudeg lagi atau makan lesehan di Malioboro ? Hehehehehe...

Kami sengaja makan di Yogya Mall dan memesan beberapa porsi masakan Jepang.  Hmmm bayangkan, makan masakan Jepang dikota budaya Jawa.  Aneh kan ?

Setelah puas makan, langsung cabut ke tempat parkir Bus.  Ternyata kami sudah ditunggu.  Akhirnya, bus kami mulai berjalan dan mulai terseok-seok mencari cara keluar dari kemacetan. 

Ahhh Yogya yang dulu sepi sekarang sudah mulai kena macet.  Yang dulu sarat dengan bangunan kuno sekarang sarat dengan model minimalis yang penuh dengan reklame.  Sepertinya kapitalisme mulai lahir dan mencengkeram kota ini :)

 

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Jalan-Jalan | Makan-Makan

Berbisnis dengan Hati, Hati dengan Bisnis

by lutfie 12/26/2008 12:34:00 PM

Wolak walik ing jaman.  Kadang kita selalu tertipu dengan penampilan.  Penampilan yang sholeh dengan semburan salam, hembusan hamdalah dan segala hal yang bercirikan muslim yang taat.  Namun ternyata....tampilan selalu tidak menunjukan hati yang sesungguhnya.

Ini akan terasa saat kita terjun ke bisnis.  Saya sering mengalami dan melihat, bagaimana orang menikam dari belakang,  Mencuri ide bisnis, mengaku saudara namun dibalik hatinya mencari celah untuk menipu, berlaku sewenang-wenang terhadap suatu komunitas, dan masih banyak seribu cara dan model :)

Yang bikin hati ini miris, hal ini banyak dilakukan oleh saudara muslim kita sendiri.  Kenapa ?  Apakah sekarang saatnya ajaran islam itu hanya formalitas saja, sehingga kita mendzalimi saudara kita tanpa merasa bersalah ?  Apakah sholat yang kita lakukan hanya untuk menggugurkan kewajiban saja ? sehingga kita dengan mudahnya memanfaatkan saudara muslim untuk kepentingan pribadi saja ?

Jika hal ini berlanjut terus menerus, apakah kita lebih baik berdagang dengan kaum lain ?  Bagaimana kita mau memperjuangkan umat jika dalam diri kita hanya terbersit semua hal duniawi untuk kepentingan diri dan keluarga saja.

Wahai saudara muslim, mumpung menjelang tahun baru islam, ayo lakukan perubahan.  Singkirkan niat busuk mendahulukan kepentingan pribadi dengan dalih memperjuangkan kepentingan umum.  Singkirkan niat busuk membuat brand image pribadi dengan dalih membentuk brand image kepentingan umum.   Singkirkan niat busuk untuk menyingkirkan teman-teman dengan dalih sudah tidak sejalan.

Hanya segitukah yang kita mampu ? 

 

 

Currently rated 4.0 by 1 people

  • Currently 4/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Tulisan

Pecoh Telor

by lutfie 12/15/2008 10:01:00 AM

Akhirnya....pecah telor juga ngomong didepan public.  Berkat bantuan mas Ridi, akhirnya saya bisa ikutan acara community skill accelerator di UKDW Yogya. Hmm masih jelek sih presentasinya.  Namun saya bersyukur bisa "memulai" langkah awal ini.  Trims buat ridi, baskoro, erik dan teman-teman lain yang sudah memberi kesempatan ini :)

Foto-foto bisa diliat di http://my.inbox.com/Photos/ridi/index.aspx dibagian CSA-Vista Springboard Series

 

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Belajar | Jalan-Jalan

Nge-Ronde... Bukan Nge-Rondo

by lutfie 12/12/2008 10:10:00 AM
Semalam, sehabis menengok tetangga yang sedang menginap di panti wilasa, saya dan istri iseng-iseng cari "mangsa" di seputaran perumnas tlogosari.

Kami tergolong omnivora, jadi tidak memilih-milih menu yang akan dimangsa.  Bisa daging segar, ikan basah ataupun sayur mentah.  Hajar blehhh pokoknya.

Namun setelah melewati jembatan 2 (tempat mangkal es klamud enak kalo siang), sepintas di warung mie lampung yang buka dasaran disebuah bengkel, ada "sesuatu" yang menggoda.

Sebuah angkringan dengan judul Wedang Ronde menggoda selera.  Terletak di depan bengkel dan berada di alam terbuka.  Dengan bangku-bangku plastik dan meja panjang membuat suasana ndeso langsung menyergap.

Pengunjung pun terlihat lumayan banyak.  Bersliweran dan bergantian. Masing-masing asyik menyeruput wedang pesanannya.  Kontras dengan mie lampung sebelah yang sepi pengunjung.

Rencana awal mo bersantap besar akhirnya batal. Kami memutuskan nge-ronde aja.  Apalagi saat itu cuaca dingin menusuk tulang, cukup mendukung untuk menghangatkan diri dengan cairan hangat ber-jahe.

Babak pertama, saya menyikat sebutir donat keju dan coklat.  Sedangkan istri terlihat menikmati tahu bacem dan mie soun.  Hmm rupanya penganan ini "barang titipan".  Artinya bukan penjual ronde yang menyediakan. Lumayan sebagai cemilan sebelum si wedang datang menjelang.

Wedang Ronde disini tergolong lumayan.  Air jahe panas plus gulanya lumayan bikin hangat badan.  Tidak terlalu pahit.  Kolang kaling nya juga enak dikunyah.  Apalagi kacang tanahnya, hmmm crispy walau terendam cukup lama dalam lautan air jahe hangat.  Mak kriukkk ketika dimamah. Bulatan kenyal berisi gerusan kacangnya bikin mak njelegug.  Begitu kenyal namun lumer ketika digigit.  Ada sensasi gurih dan manis yang berpadu dengan nikmatnya.  Di sruput pelan-pelan, rasakan hangat menjalar....Lheerrrr....dehh...

Hmmm katakan...!!! nikmat dari siapa yang engkau terima ini...

Sebetulnya masih ada menu lain, wedang ketan duren dan es puter ketan duren.  Namun berhubung si aliran darah masih harus dijaga, keinginan menyeruput wedang atau es ber duren ditunda dulu :)

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Makan-Makan

Jalan-Jalan Ke Jakarta :)

by lutfie 11/27/2008 2:13:00 PM

Selasa dan Rabu adalah hari-hari penuh refreshing.  Setelah kehabisan jatah cuti (udah minus), akhirnya dapat juga kesempatan jalan-jalan ke Jakarta.  Bahasa resminya sih mengikuti basic training  SCM di salah satu customer pabrik. Hmm pada dasarnya sih saya disana makan pizza di kantor pusat pizza hut Indonesia :)

Ndilalah pas mampir ke MS untuk"urusan" tertentu, ketemu langsung ama petinggi WSS-ID,  Mas Naren. Juga ketemu bu Fit yang eheemmm.....

Ndilalah juga, mas Naren nawarin ikut acara tentang virtualization.  Acara yang dibawakan oleh mas adrian dan mas naren berlangsung menarik.  Membahas tentang virtualization dari sisi non teknis sampai teknis.  Sangat membantu untuk membuat saya semakin memahami Virtualization.

Dioleh-olehi segepok brosur tentang virtualization dan kaos tentu saja serta jamuan makan yang yahudd terutama soto lamongannya :)

Hmm terima kasih deh udah diundang acara yang menarik dan disuguhi jamuan yang menggiurkan.

 

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Jalan-Jalan

Ayat-Ayat Ikhlas

by lutfie 11/24/2008 2:16:00 PM

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

91.1. Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,

91.2. dan bulan apabila mengiringinya,

91.3. dan siang apabila menampakkannya,

91.4. dan malam apabila menutupinya

91.5. dan langit serta pembinaannya,

91.6. dan bumi serta penghamparannya,

91.7. dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),

91.8. maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

91.9. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,

91.10. dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya

 

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Harapan

Kembali Ke Pilihan Semula

by lutfie 11/14/2008 3:17:00 PM

Saat-saat sabar menanti terjawab sudah.  Keinginan yang membuncah untuk mengulik Hyper-V tertahan sudah.  Karena ada sesuatu dan lain hal, maka spesifikasi laptop yang akan dikirim senin depan kembali ke vaio.  Ada rasa getun namun juga senang.

Getun...karena vaio tidak bisa untuk bermain Hyper-V.  Senang, karena bisa dijadikan senjata untuk nyangkul di malam hari.  Pengen tau spek vaio ?

Sony Vaio, 15.4" Wide Screen, Intel Core 2 Duo T7300, 2 4 GB Ram, 160 Gb HDD, Webcam.

Namun gimana lagi...semua ada masanya. Pendamlah nafsu ber-hyper-V hehehehhee...

Semoga :

HP ML110, Hyper-V Ready, Xeon 3040, 1GB DDR2-667 ECC, 160GB HDD plus Windows Server 2008 Enterprise NFR

Bisa mampir ke Sembungharjo atau setidaknya bisa menghuni dipojokan ruang server. Sehingga nafsu saya bisa tersalurkan sampai tuntas..tas...

Doakan Teman :)

 

 

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Harapan

Sabar Menunggu.....

by lutfie 11/11/2008 2:35:00 PM

Alhamdulillah akhirnya impian untuk punya laptop vaio untuk lab terwujud :)

Namun dengan pertimbangan bahwa laptop itu cuman untuk user biasa alias engga bisa digenjot jadi server yang bisa njalanin hyper-v, akhirnya diganti dengan laptop yang bisa njalanin hyper-V.

Ini spek mesinnya :

HP - Core2 Duo P5800, 4GB DDR2, 250GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, Bluetooth, VGA Intel GMA 4500 256MB (shared), Camera, 14.1" WXGA, Win Vista Home Basic

Saya belum tau HP tipe apa karena barangnya belum nyampe.  Yang penting, dengan mesin ini saya bisa puas explore hyper-v dan develop aplikasi berbasis VS 2008.  Dari dulu pengen nyoba hyper-v akhirnya dalam waktu dekat ini bisa kesampaian.

Semoga sang server juga bisa juga nyampe ke sembungharjo, agar lab semakin lengkap :)

Biasa...bunglon at IT-Pro dan IT-Dev.  Engga baik sih katanya, tapi harus bagaimana lagi coba ?

 

 

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Harapan

Lab Pribadi Di Sembungharjo

by lutfie 10/22/2008 11:42:00 AM
Saya lagi memimpikan lab pribadi dengan spek ini :
Server :
HP ML110, Hyper-V Ready, Xeon 3040, 1GB DDR2-667 ECC, 160GB HDD plus 
Windows Server 2008 Enterprise NFR
Client :
Sony Vaio, 15.4" Wide Screen, Intel Core 2 Duo T7300, 2 GB Ram, 160 Gb 
HDD, Webcam
Terus untuk client mobile :
O2 XDA Atom Life w/Windows Mobile
Saya mohon bantuan doa teman-teman semua ya :)
Semoga semua itu terwujud di awal November 2008 ini. Amiin... 
 

Be the first to rate this post

  • Currently 0/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Harapan

Lesson 1 of 29 - Belajar Bisnis

by lutfie 10/9/2008 9:05:00 AM

Seorang kawan saya membangun situs belajar bisnis online gratis.  Suatu kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan nih... Jadilah saya selama 29 hari kedepan belajar bisnis selama minimal 1 jam sehari :)

Berikut intisari pelajaran pertama : 

  1. Mengetahui alasan mengapa anda ingin membuat bisnis online/internet yang sukses
  2. Fokus pada model bisnis yang dipilih
  3. Gunakan kekuatan Anda dan Delegasikan hal lainnya
  4. Konsisten dan Pantang Menyerah

 

Currently rated 5.0 by 1 people

  • Currently 5/5 Stars.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Tags:

Belajar

Powered by BlogEngine.NET 1.3.1.0
Theme by Mads Kristensen

About the author

Lutfie Royan Lutfie Royan
Saat ini bekerja sebagai IT Pro di lingkungan Windows Server System pada sebuah perusahaan manufaktur di Semarang.

E-mail me Send mail

Calendar

<<  January 2009  >>
MoTuWeThFrSaSu
2930311234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930311
2345678

View posts in large calendar

Pages

    Recent posts

    Recent comments

    Authors

    Disclaimer

    The opinions expressed herein are my own personal opinions and do not represent my employer's view in anyway.

    © Copyright 2009

    Sign in

    Powered By

    Erudeye